jump to navigation

Merokok itu Makruh 13 April 2012

Posted by wkr in Rokok.
Tags:
trackback

Tulisan ini hanya sudut pandang wkr – warungkopirokok yang sempit….

Tidak ada istilah kaya dan miskin buat kaum ngebulers -aka- para penikmat kopi dan rokok!

Maksud orang bijak benar, bilang ada orang ngaku miskin tapi ngerokok itu salah…., nah apa memang salah kalau ada orang melarat tapi kecanduan rokok….????

Yaa…., menurut wkr – warungkopirokok, memang tidak dibenarkan juga ada orang sudah melarat tapi ngerokoknya kuat!

Masalah rokok makruh dalam agama Islam, tapi tidak berdosa bagi perokok kecuali berlebihan, karena Allah SWT tidak menyukai sesuatu yang berlebihan!

Merokok bisa menjurus dosa kalau rokoknya boleh nyolong atau sudah melarat harusnya buat makan, uangnya malah dipakai buat ngerokok, yang demikian lebih banyak mudarat dari pada manfaatnya!

Mendinglah merokok (kalau bisa jangan) biarpun tidak ada bagus-bagusnya buat perokok, dari pada NARKOBA (ngisep ganja dll).

Ingat rokok itu penghasil pajak dan devisa besar buat negara ini….

Kenapa yang anti rokok selalu ngusik perokok, usik tuh kaum narkoba holic, jangan rokok diprotes, narkoba ngga digubris!

Merokok makruh, dan kaum ngebulers -aka- perokok juga nyadar kalau rokok membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa (ngerokoknya sambil duduk ditengah rel Kereta).

Bagi wkr yang juga kaum ngebulers, sangat sadar dan tahu diri, ada larangan merokok ditempat umum tertentu selalu dipatuhi aturan mainnya.

Dirumah pun wkr ngerokok selalu jauh dari anak dan istri, karena asapnya lebih bahaya buat perokok pasif.

Jadi masalah merokok menurut wkr, yang nanggung akibatnya yaa perokok itu sendiri….

Kalau mau silahkan pemerintah menutup dan melarang pabrik rokok semua yang ada, pengangguran bertambah plus narkoba makin marak!

Buat yang ngaku miskin tapi ngerokok, menurut orang bijaksana memang benar, dan anda kaum ngebulers yang melarat memaksakan merokok itu jelas sudah salah besar, hukum makruhnya bisa jadi hukum haram kalau dipaksakan!

Komentar»

1. udud - 10 September 2012

meokok makruh tpi kenapa ko pada suka dngan yg makruh? kalo merkok halal apa bedanya?

2. Ferboes Richardson - 19 Oktober 2013
3. wkr - 19 Oktober 2013

@Ferboes
hehe.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: